Potensi Alga sebagai Bioindikator dan Biosorben Logam Berat

PAPER KARYA TULIS ILMIAH

SINLY EVAN PUTRA

ABSTRAK

Logam berat merupakan unsur kimia yang dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan hidup terutama menyebabkan pencemaran pada lingkungan aquatik/perairan dan memiliki sifat toksisitas (racun) pada mahluk hidup. Untuk menghilangkan logam berat tersebut, alternatifnya adalah dengan memanfaatkan kemampuan adsorpsi oleh spesies alga. Berbagai spesies alga terutama dari golongan alga hijau (Chlorophyceae), alga coklat (Phaeophyceae), dan alga merah (Rhodophyceae) baik dalam keadaan hidup (sel hidup) maupun dalam bentuk sel mati (biomassa) dan biomassa terimmobilisasi telah mendapatkan perhatian untuk mengadsorpsi ion logam. Alga dalam keadaan hidup dimanfaatkan sebagai bioindikator tingkat pencemaran logam berat di lingkungan aquatik sedangkan alga dalam bentuk biomassa dan biomassa terimmobilisasi dimanfaatkan sebagai biosorben (material biologi penyerap logam berat) dalam pengolahan air limbah.

Berdasarkan telaah pustaka, diketahui bahwa pemanfaatan sistem adsorpsi oleh spesies alga merupakan metode yang efektif dan mempunyai kelebihan-kelebihan seperti jumlahnya yang melimpah, biaya operasional yang murah, dan mempunyai kemampuan adsorpsi ion logam yang tinggi. Mekanisme adsorpsinya secara umum terdiri dari dua jenis yaitu adsorpsi yang bergantung metabolisme (metabolism-dependent) yang terjadi pada alga sel hidup dan adsorpsi yang tidak bergantung metabolisme (metabolism-independent) yang terjadi pada alga sel hidup, biomassa, dan biomassa terimmobilisasi. Untuk mengevaluasi kemampuan adsorpsi ion logam oleh alga digunakan persamaan Langmuir, persamaa Freudlich, persamaan Langmuir-Hinshelwood, dan persamaan Arrhenius. Sedangkan untuk menganalisis kadar logam berat yang teradsorpsi digunakan instrument Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) dan Inductively Plasma-Atomic Emission Spectrometry (ICP-AES).

Pada prinsipnya, metode ini sangat cocok dikembangkan di Indonesia yang memiliki beraneka jenis alga yang jumlahnya melimpah, tetapi sampai sekarang belum dimanfaatkan secara optimal khususnya dalam pemanfaatan alga sebagai bioindikator dan biosorben logam berat. Selain itu metode ini tidak memerlukan biaya yang tinggi dan alat yang cangih sehingga sangat potensial diterapkan oleh industri-industri di Indonesia.

Kata Kunci : Logam berat, alga, bioindikator, biosorben.

kategori kimia air

kembali ke menu daftar blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s